KARAWANG,TANIFAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pendampingan UMKM Mentorship Tahun 2026 yang digelar di Aula Kecamatan Jayakerta, Kamis (6/8/2026), sebagai implementasi program prioritas Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. dalam mendorong UMKM naik kelas, meningkatkan daya saing, serta memperkuat ekonomi kerakyatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Jayakerta Asep Sudrajat, S.Sos., M.M. serta menghadirkan Koordinator Wilayah Koswara, S.Pd.I., C.I. sebagai narasumber bersama Pendamping UMKM Rofik, S.Pd.I. dan Sugiman, S.H. Sebanyak 50 pelaku UMKM dari Kecamatan Jayakerta dan Kecamatan Rengasdengklok mengikuti kegiatan dengan antusias untuk memperoleh pembekalan dalam mengembangkan usaha mereka.
Program pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas sumber daya pelaku UMKM melalui penguatan kapasitas usaha, pengembangan pola pikir kewirausahaan, manajemen bisnis, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Sejalan dengan visi pembangunan daerah yang diusung Bupati H. Aep Syaepuloh, S.E., sektor UMKM dipandang memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi angka pengangguran, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Karena itu, pembinaan dan pendampingan terus dilakukan agar UMKM Karawang mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Dalam sambutannya, Camat Jayakerta Asep Sudrajat menyampaikan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara profesional, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan membangun jejaring pemasaran yang lebih luas.
Sementara itu, para narasumber memberikan berbagai materi praktis yang dapat langsung diterapkan oleh peserta, mulai dari membangun mental kewirausahaan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas merek, memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi, hingga strategi memperluas akses pasar.
Diskusi interaktif antara peserta dan narasumber berlangsung dinamis. Berbagai persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, seperti keterbatasan pemasaran, permodalan, pengemasan produk, hingga pemanfaatan media digital, dibahas bersama untuk menemukan solusi yang aplikatif.
Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh, S.E. terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh, inovatif, dan mandiri melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Pendampingan seperti ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas usaha masyarakat sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pendamping UMKM, dan para pelaku usaha, diharapkan lahir semakin banyak UMKM yang berkembang, mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta menjadi motor penggerak ekonomi Kabupaten Karawang.
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Pendampingan UMKM Mentorship Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada investasi besar, tetapi juga pada penguatan pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
“UMKM Naik Kelas, Karawang Maju” menjadi semangat yang terus diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan, sejalan dengan komitmen Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan demi terwujudnya Karawang yang semakin maju dan sejahtera.
(Emed Tarmedi)

