Api Lahap Kantor ATR/BPN Karawang, 8 Unit Damkar Berjibaku hingga Pagi  

KARAWANG – Kebakaran melanda Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang pada Rabu malam (14/10/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.20 WIB tersebut menghanguskan sejumlah bagian gedung perkantoran dan arsip.

Api yang muncul di area ruang arsip membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas ke bagian bangunan lainnya.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang dikerahkan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan satu unit mobil Damkar milik kawasan industri KIIC.

Petugas berjibaku memadamkan api selama berjam-jam hingga Kamis pagi. Proses pemadaman dilakukan secara intensif untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah perambatan ke gedung-gedung di sekitar lokasi.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, S.E menyampaikan kabar tersebut melalui unggahan di media sosialnya. Ia mengawali keterangannya dengan ungkapan belasungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa kantor ATR/BPN Kabupaten Karawang.

Di tengah musibah itu, terdapat kabar baik berupa keberhasilan penyelamatan gedung warkah. Gedung tersebut menyimpan berkas-berkas persyaratan penerbitan sertifikat tanah yang memiliki nilai penting dalam administrasi pertanahan.

Keberhasilan menyelamatkan gedung warkah menjadi salah satu hal yang patut disyukuri di tengah kebakaran yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian kantor.

Sementara itu, gedung utama beserta sejumlah arsip dan bagian perkantoran ATR/BPN dilaporkan habis dilalap api. Kondisi tersebut menjadi perhatian, mengingat kantor pertanahan memiliki peran penting dalam penyelenggaraan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain melakukan pemadaman di area kantor ATR/BPN, petugas Damkar juga berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Upaya petugas membuahkan hasil setelah perambatan api yang mengarah ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) berhasil diputus. Dengan demikian, kobaran api tidak meluas ke gedung perkantoran lainnya.

Bupati Karawang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas pemadam kebakaran serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran. Kerja keras para petugas dinilai menjadi bagian penting dalam mengendalikan api dan membatasi dampak yang lebih luas.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran, khususnya di gedung perkantoran yang menyimpan dokumen penting. Penanganan pasca kebakaran, termasuk pendataan kerusakan dan keberlanjutan pelayanan pertanahan, diharapkan dapat dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap mendapat perhatian.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer