Sambut HUT RI ke-81, Jembatan Perintis Garuda Hubungkan Jatisari–Tirtamulya, Wujud Nyata Pengabdian TNI AD untuk Rakyat

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM  – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan TNI Angkatan Darat melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Krajan III RT 02/RW 05, Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang.

Jembatan sepanjang sekitar 90 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut menjadi penghubung strategis antara Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya, sekaligus menghubungkan wilayah Kalen Etek dan Kalen Temu yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat.

Kehadiran jembatan ini menjadi solusi atas kebutuhan akses masyarakat yang selama bertahun-tahun terbatas. Mobilitas warga kini menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperlancar akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat aktivitas sosial dan perdagangan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda mencerminkan semangat pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas hingga ke pelosok, yang sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yakni menghadirkan negara yang semakin kuat melalui pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, pemerataan, serta penguatan persatuan nasional.

TNI Angkatan Darat membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Kodim 0604/Karawang, Ny. Dini Nanda, mengatakan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar menghadirkan sarana penghubung, melainkan membawa harapan baru bagi masyarakat.

“Ada harapan yang tak pernah berhenti melangkah, meski jalan yang dilalui tak selalu mudah. Di balik setiap bentangan jembatan ini tersimpan kisah tentang kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian yang lahir dari hati,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran TNI Angkatan Darat diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“TNI Angkatan Darat hadir bukan hanya membangun sebuah penghubung, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kemudahan, dan harapan baru bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat membuktikan bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud apabila dilakukan secara bersama-sama.

“Bersama tangan-tangan yang bekerja tanpa lelah, setiap langkah menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup. Bahwa kepedulian selalu menemukan jalannya,” tambahnya.

Sementara itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ny. Tiarah Hairul, istri Kapten Infanteri Hairul Rahman, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan cerminan semangat pengabdian TNI Angkatan Darat kepada rakyat sekaligus mendukung cita-cita Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

“Di tengah setiap kesempatan selalu ada harapan yang menunggu untuk diwujudkan. Pada momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, TNI Angkatan Darat hadir bukan hanya sekadar membangun jembatan, tetapi menghubungkan langkah-langkah kecil yang kelak menjadi perjalanan besar bagi banyak orang. Karena pengabdian yang lahir dari hati akan selalu menemukan jalannya menuju hati masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus memperkuat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai tekad untuk mendukung pembangunan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat sebagaimana cita-cita bangsa. Merdeka!” tuturnya.

Dengan menghubungkan Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya, Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi warisan pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi. Kehadirannya menjadi simbol bahwa TNI Angkatan Darat akan selalu tumbuh bersama rakyat, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan sesuai semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer