Briefing Staf Juni 2026, Bupati Aep Tekankan Penguatan Pendapatan Daerah dan Disiplin Kinerja ASN  

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM  – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan rutin Briefing Staf Bulan Juni 2026 yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., didampingi Sekretaris Daerah H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penegasan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memperkuat fondasi fiskal dan meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pendapatan daerah merupakan salah satu pilar utama keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi dan refleksi terhadap capaian kinerja masing-masing serta berkolaborasi untuk mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan yang tersedia.

Menurutnya, hingga memasuki akhir Triwulan II, capaian pendapatan daerah masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bergerak lebih agresif dalam mendorong optimalisasi pendapatan, termasuk melalui percepatan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Pendapatan tahun sekarang masih lemah, padahal kita sudah berada di akhir Triwulan II. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Maksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk memastikan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung berjalan optimal. Segera lakukan program pemutihan dan PBG gratis untuk sektor industri, perumahan hingga ruko,” tegas Bupati Aep.

Selain fokus pada pendapatan, Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi program dan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi terhadap program “ASN Berbagi” yang dinilai memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang tinggi. Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan setiap tahunnya.

“Memberi itu lebih baik daripada menerima. Semoga program ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Sekretaris Daerah Karawang H. Asep Aang Rahmatullah langsung menetapkan sejumlah langkah strategis guna mempercepat pencapaian target pendapatan dan belanja daerah menjelang berakhirnya Triwulan II. Berdasarkan data yang dipaparkan, realisasi belanja daerah saat ini tercatat sebesar 31,41 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 32,73 persen.

Sekda menegaskan bahwa pengawasan terhadap kinerja serapan anggaran dan pendapatan akan dilakukan secara ketat setiap minggu. Ia juga menginstruksikan para camat untuk turun langsung melakukan validasi data pajak di wilayah masing-masing guna memastikan potensi pendapatan daerah dapat tergali secara optimal.

Dalam bidang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), hingga 1 Juni 2026 telah terealisasi sebanyak 2.146 paket pekerjaan dengan total nilai anggaran mencapai Rp600,96 miliar. Capaian tersebut setara dengan 20,64 persen dari pagu anggaran dan 15,67 persen dari total keseluruhan paket yang direncanakan.

“Disiplin, tanggung jawab dan komitmen seluruh aparatur harus terus ditingkatkan. Kita harus bergerak bersama untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Sekda.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Karawang, H. Arief Bijaksana Maryugo, S.IP., menyampaikan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN diperpanjang selama dua bulan ke depan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi energi dan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). ASN yang menjalankan WFH diimbau tetap berada di rumah dan tidak memanfaatkan kebijakan tersebut untuk berlibur, sedangkan ASN yang menjalankan Work From Office (WFO) akan diatur secara lebih efisien dalam satu ruang kerja.

Di sisi lain, Kepala Baperrida Karawang M. Ridwan Salam, S.Sos., M.Si., memaparkan perkembangan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang saat ini sedang berjalan. Ia menyebutkan bahwa usulan pembangunan dari 248 desa melalui berbagai skema, seperti Pokok Pikiran (Pokir), Bantuan Sosial (Bansos), dan Hibah, telah mencapai total nilai sebesar Rp72,44 miliar.

Kabar menggembirakan juga disampaikan terkait capaian pembangunan manusia di Kabupaten Karawang. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karawang tahun 2026 mengalami peningkatan menjadi 74,59 poin. Peningkatan tersebut didorong oleh capaian sektor pendidikan yang menunjukkan perkembangan signifikan, meskipun data anak putus sekolah masih memerlukan validasi lebih lanjut.

“Dengan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dimiliki saat ini, Karawang seharusnya tidak lagi diberikan pembinaan, melainkan layak mendapatkan penghargaan,” tegas Ridwan.

Melalui briefing staf bulan Juni ini, Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pendapatan daerah, mempercepat pembangunan, serta menjaga tren positif berbagai indikator pembangunan demi mewujudkan Karawang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer