HUT Karawang ke-393 Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Bazar Tembus Rp1,16 Miliar  

KARAWANG — Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari capaian omzet bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mencapai Rp1.160.233.985 selama enam hari pelaksanaan.

Mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menyampaikan capaian tersebut saat membuka kegiatan Karawang Urban Kultur Vol. 2 di Lapangan Karangpawitan, Jumat (11/9/2026). Ia mengapresiasi para pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan momentum peringatan HUT Karawang untuk meningkatkan penjualan.

“Tepuk tangan buat UMKM kita. Dari tanggal 5 September sampai 11 September 2026 selama enam hari, omzet UMKM HUT Karawang mencapai Rp1.160.233.985,” ujar Maslani di hadapan masyarakat dan pelaku UMKM.

Menurut Maslani, capaian omzet tersebut menjadi bukti bahwa rangkaian kegiatan HUT Karawang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Kehadiran masyarakat di berbagai lokasi kegiatan turut membuka peluang transaksi bagi pelaku usaha.

Ia mengatakan keberadaan bazar UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan pusat-pusat aktivitas ekonomi selama rangkaian Hari Jadi Karawang. Interaksi antara masyarakat, pelaku usaha dan berbagai kegiatan kreatif dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas perdagangan.

Maslani menyebut Karawang saat ini mengalami perkembangan pesat. Selain dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional, Karawang juga berkembang sebagai salah satu kawasan industri strategis di Indonesia yang turut mendorong perubahan sosial dan pertumbuhan berbagai sektor ekonomi baru.

Perkembangan tersebut, lanjutnya, melahirkan dinamika sosial serta gaya hidup baru di tengah masyarakat yang berkembang menjadi bagian dari budaya perkotaan atau urban culture. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat industri kreatif di daerah.

“Melalui Karawang Urban Kultur volume kedua, kita tidak sekadar menyajikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merefleksikan Karawang yang maju dan Motekar, daerah yang kreatif, adaptif dan kolaboratif,” katanya.

Ia menilai keberagaman kegiatan dalam Karawang Urban Kultur Vol. 2 menjadi gambaran keterbukaan masyarakat Karawang dalam menerima perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Berbagai pertunjukan seperti musik modern, komedi, musik Islami, tarian, seni tradisional, barongsai hingga penampilan paguyuban dan sanggar tari turut memeriahkan kegiatan.

Maslani juga menilai kreativitas anak muda dan perkembangan gaya hidup urban kini tidak lagi sebatas tren atau hobi, tetapi telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru. Pertumbuhan daya beli masyarakat, aktivitas berkumpul serta meningkatnya apresiasi terhadap seni dan produk kreatif menjadi peluang yang harus terus dikembangkan.

“Daya beli masyarakat yang tumbuh, kegemaran berkumpul hingga kembali apresiasi terhadap karya seni adalah bahan bakar untuk menggerakkan industri kreatif serta UMKM di daerah kita,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM, industri, jasa kreatif dan sektor wellness dalam rangkaian Urban Kultur Vol. 2 menunjukkan bahwa kebudayaan dan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan. Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus memberikan ruang, fasilitas dan iklim yang kondusif bagi tumbuhnya ekosistem kreatif serta penguatan UMKM.

Maslani berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, kebudayaan maupun pemberdayaan UMKM. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati rangkaian kegiatan HUT Karawang dengan tertib, aman dan penuh kegembiraan.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer