Tragedi Underpass Bendasari, Pemkab Karawang Jamin Masa Depan Anak Korban

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E mendatangi langsung rumah duka korban kecelakaan maut truk kontainer di kawasan Underpass Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Senin (16/2/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk empati, tanggung jawab moral, serta komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak.

Dalam suasana duka yang mendalam, Bupati Aep menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pasangan suami istri beserta salah satu anak mereka akibat kecelakaan yang terjadi pada Minggu (15/2/2026) malam di Jalan Raya Tanggul Rawagabus. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Karawang, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, serta jajaran perangkat daerah terkait.

“Kami hadir bukan sekadar menyampaikan rasa duka, tetapi memastikan negara melalui pemerintah daerah hadir memberikan perlindungan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang ditinggalkan,” ujar Bupati Aep.

Selain bertakziah, Bupati juga menjenguk anak korban yang selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis intensif di RSUD Karawang akibat luka serius yang dideritanya. Pemerintah daerah memastikan seluruh proses pengobatan dan pemulihan korban akan ditangani secara maksimal hingga dinyatakan pulih.

Bupati menegaskan bahwa biaya pengobatan dan kebutuhan medis akan menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk pendampingan psikologis bagi anak-anak korban untuk membantu proses pemulihan trauma pascakejadian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga memberikan perhatian khusus kepada anak sulung korban yang kini harus menghadapi kenyataan menjadi penopang keluarga setelah kehilangan kedua orang tuanya. Pemerintah Kabupaten Karawang akan memfasilitasi yang bersangkutan untuk memperoleh pekerjaan yang layak setelah Hari Raya Idulfitri, dengan mempertimbangkan kemampuan dan keterampilannya.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah dalam menjaga keberlangsungan hidup keluarga korban serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.

Sementara itu, adik korban yang memiliki cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di pesantren sesuai minat dan potensinya. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan lembaga pendidikan terkait guna memastikan proses tersebut berjalan lancar.

“Anak-anak ini tetap memiliki masa depan. Pemerintah akan hadir untuk memastikan mereka dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya,” tegas Bupati.

Sebagai tindak lanjut atas peristiwa tragis tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan lalu lintas di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor, jalur alternatif di Underpass Bendasari diputuskan untuk ditutup secara permanen guna meminimalisir risiko kecelakaan di masa mendatang.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan, karakteristik kendaraan berat yang melintas, serta potensi bahaya yang dapat mengancam warga sekitar.

Pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait dalam upaya peningkatan pengawasan kendaraan berat, termasuk penegakan aturan teknis dan kelayakan operasional kendaraan.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (15/2/2026) malam ketika sebuah truk kontainer terguling dan menimpa kendaraan minibus yang melintas di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Karawang Timur. Akibat kejadian tersebut, tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab dan kronologi lengkap insiden tersebut, termasuk pemeriksaan terhadap sopir truk dan sejumlah saksi.

Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan transportasi serta memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak musibah. Bupati Aep juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi peraturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kita semua tentu tidak menginginkan musibah seperti ini terulang. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki sistem dan pengawasan agar kejadian serupa dapat dicegah,” tutupnya.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer