KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Prabowo Subianto Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung pipil yang dilaksanakan di lahan PT Pulau Intan, Cikampek, pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan inisiatif Polda Jawa Barat sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang pangan.
Bupati Karawang H.Aep Syapeuloh, S.E hadir langsung dalam kegiatan tersebut dengan mendampingi Kapolres Karawang AKBP Fiki Ardiansyah Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk terus berkolaborasi dengan TNI-Polri dalam mendorong ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Bupati Karawang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan nasional di sektor pangan.
“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan, pagi ini saya menemani Bapak Kapolres Karawang AKBP Fiki Ardiansyah melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan PT Pulau Intan Cikampek. Ini merupakan bentuk dukungan konkret daerah terhadap agenda nasional,” ujar Bupati Karawang.
Pada kegiatan tersebut, Polres Karawang menyiapkan sebanyak 30 kilogram jagung pipil kering untuk ditanam dan dikelola. Langkah ini menjadi salah satu kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang.
Bupati Karawang menilai, penanaman jagung pipil ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif melalui kerja sama lintas sektor. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha.
Selain kolaborasi dengan kepolisian, Pemkab Karawang selama ini juga aktif memberikan dukungan langsung kepada para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan benih jagung hybrid kepada puluhan kelompok tani yang tersebar di berbagai kecamatan.
“Pemda Karawang selama ini ikut berkontribusi dalam penanaman jagung. Terdapat 46 kelompok tani dari 27 kecamatan yang telah kami berikan bantuan benih jagung hybrid untuk luasan sekitar 60 hektare, dengan total benih sebanyak 600 kilogram,” ungkapnya.
Program bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjaga ketersediaan pangan lokal di Kabupaten Karawang.
Komitmen mendukung hasil pertanian lokal juga diterapkan di lingkungan pemerintahan. Bupati Karawang mengungkapkan bahwa menu jamuan di kantornya kini diarahkan untuk menggunakan hasil pertanian petani lokal sebagai bentuk keberpihakan terhadap produk pangan daerah.
“Menu jamuan makan di kantor saya pun semuanya rebus-rebusan yang diambil dari hasil tanam para petani, seperti ubi rebus, jagung, kacang tanah, dan lainnya,” tuturnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk edukasi sekaligus contoh nyata bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan pemerintahan dengan mencintai dan mengonsumsi produk lokal.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku usaha, dan masyarakat, Bupati Karawang optimistis ketahanan pangan di Kabupaten Karawang dapat terus diperkuat dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.
“Dengan kekompakan seluruh instansi, baik Pemda, TNI-Polri, serta dukungan masyarakat, kami optimistis ketahanan pangan dapat terus kita wujudkan demi mendukung kemajuan bangsa,” pungkasnya.
(Emed Tarmedi)

