Menang Telak di GWW, Munas HA IPB 2025 Sisakan Catatan Serius Tata Kelola Acara

BOGOR, TANIFAKTUAL.COM –Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) 2025 yang digelar di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW), Kampus IPB Darmaga, Bogor, resmi menetapkan pasangan Fauzi Amro–Anggawira sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP HA IPB periode mendatang. Pasangan yang dikenal dengan sebutan FAW tersebut meraih kemenangan telak dengan perolehan 244 suara, unggul atas pasangan pesaing yang memperoleh 130 suara. Penetapan hasil pemungutan suara dilakukan pada pukul 06.01 WIB, Minggu (21/12/2025).

Kemenangan FAW mencerminkan konsistensi dukungan mayoritas peserta Munas hingga tahap akhir sidang. Selisih suara yang signifikan menunjukkan mandat yang kuat dari pemilik suara sah terhadap arah kepemimpinan baru DPP HA IPB.

Namun demikian, di balik suksesnya proses demokrasi tersebut, penyelenggaraan Munas HA IPB 2025 menyisakan sejumlah catatan penting terkait tata kelola acara. Forum tertinggi alumni yang seharusnya menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi nasional empat tahunan ini berlangsung dalam durasi sangat panjang. Manajemen waktu sidang dinilai kurang efektif, dengan sejumlah agenda mengalami penguluran tanpa kepastian, sehingga menguras energi peserta hingga dini hari.

Catatan lain muncul dari aspek fasilitas. Sejumlah peserta menyoroti kondisi musholla di dalam gedung GWW yang tidak dilengkapi karpet dan sajadah secara memadai. Sementara itu, musholla di area luar gedung berada dalam kondisi minim penerangan saat waktu Maghrib, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi peserta yang menjalankan ibadah di sela-sela agenda sidang.

Pengaturan teknis acara juga menjadi sorotan, khususnya terkait akses dan keamanan. Pada beberapa momen krusial, petugas panitia Organizing Committee (OC) tidak berada di pintu masuk utama, menyebabkan pemilik suara mengalami kendala untuk memasuki arena sidang tepat waktu. Situasi ini dinilai kurang sejalan dengan standar penyelenggaraan forum nasional berskala besar.

Meski diwarnai dinamika teknis tersebut, proses pengambilan keputusan strategis organisasi tetap berjalan dan hasil pemilihan dapat diterima oleh forum. Dukungan terhadap FAW tidak mengalami pergeseran hingga proses pemungutan dan penetapan suara selesai.

Munas HA IPB 2025 kemudian ditutup dengan penetapan resmi kepemimpinan baru dan memasuki fase pascakontestasi. Sejumlah catatan teknis yang muncul selama pelaksanaan Munas diharapkan menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggaraan forum alumni nasional ke depan, agar dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, profesional, serta mencerminkan marwah dan reputasi besar alumni IPB di tingkat nasional.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer