Dandim 0604/Karawang Perintahkan Pemantauan Sungai Intensif di Tengah Hujan Lebat

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM— Mengantisipasi meningkatnya intensitas hujan dan potensi bencana hidrometeorologi, Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang, Letkol Infanteri Naryanto, menginstruksikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kabupaten Karawang untuk siaga penuh selama 24 jam dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah binaan masing-masing.

Instruksi tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir memicu genangan dan banjir di sejumlah titik. Dandim menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengamanan wilayah.

“Seluruh Babinsa saya perintahkan untuk siaga penuh. Pantau terus perkembangan debit air di sungai-sungai besar maupun saluran drainase, terutama di wilayah rawan banjir,” ujar Letkol Inf Naryanto dalam arahannya, Jumat (23/1/2026).

Ia menekankan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang kerap terdampak banjir, guna memastikan respons cepat apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Selain pemantauan lapangan, Dandim juga memerintahkan agar Babinsa aktif melakukan edukasi kepada warga terkait langkah-langkah evakuasi mandiri, termasuk pengamanan barang-barang penting dan penyiapan dokumen keluarga jika sewaktu-waktu harus mengungsi.

Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat sangat menentukan dalam menekan risiko korban jiwa dan kerugian material saat bencana terjadi.

“Warga harus tahu apa yang harus dilakukan saat air naik. Jangan sampai panik. Babinsa harus membantu memastikan jalur evakuasi tetap terbuka dan aman,” tegasnya.

Dalam menghadapi potensi bencana, Letkol Inf Naryanto juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama dengan BPBD, Polri, pemerintah desa, serta unsur relawan di lapangan. Koordinasi intensif diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi, pendataan korban, hingga pendistribusian bantuan logistik jika terjadi pengungsian.

Ia meminta para Babinsa untuk rutin menyampaikan laporan perkembangan situasi secara berkala kepada komando distrik, sehingga langkah-langkah strategis dapat segera diambil jika kondisi memburuk.

“Laporkan situasi dari lapangan secara berkala. Jangan menunggu sampai kondisi darurat baru bertindak. Lakukan langkah preventif sejak dini,” ujarnya.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang yang berada di sekitar bantaran Sungai Citarum dan Sungai Cibeet menjadi perhatian khusus dalam pengawasan TNI. Wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir akibat luapan sungai saat curah hujan meningkat.

Dandim juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan diri selama bertugas, mengingat kondisi medan yang cukup berisiko saat melakukan patroli di tengah cuaca ekstrem.

“Jaga kesehatan dan keselamatan pribadi. Tugas kemanusiaan ini harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat gotong royong,” pungkasnya.

Dengan langkah kesiapsiagaan ini, Kodim 0604/Karawang berharap potensi dampak bencana dapat diminimalkan serta masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi di tengah ancaman cuaca ekstrem.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer