KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Menindaklanjuti laporan adanya dugaan kehilangan aset di kawasan GOR Panatayudha, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E turun langsung meninjau kondisi lapangan, Rabu (24/12/2025) siang. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga, menata, dan mengoptimalkan aset daerah yang menjadi fasilitas publik strategis.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Aep didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Asep Aang Rahmatullah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, serta unsur terkait lainnya. Bupati secara langsung mengecek kondisi fisik bangunan, lingkungan sekitar GOR, hingga area-area yang dinilai perlu dilakukan perbaikan dan perapihan.
Pada kesempatan itu, Bupati Aep secara tegas menginstruksikan kepada DPUPR agar segera melakukan langkah-langkah perbaikan dan penataan kawasan GOR Panatayudha secara menyeluruh.
“Hari ini saya meninjau langsung GOR Panatayudha dan langsung memerintahkan Kepala DPUPR untuk segera melakukan perbaikan dan perapihan kawasan,” ujar Bupati Aep di lokasi peninjauan.
Ia menegaskan bahwa GOR Panatayudha memiliki nilai strategis sebagai salah satu ikon olahraga dan ruang publik kebanggaan masyarakat Karawang. Oleh karena itu, penataan kawasan harus dilakukan secara optimal agar fungsi GOR dapat kembali dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Aep menyampaikan bahwa GOR Panatayudha direncanakan akan kembali dibuka dan di-launching pada akhir Desember 2025, sehingga seluruh aspek, baik fisik bangunan maupun lingkungan pendukungnya, harus benar-benar dalam kondisi baik, aman, dan layak digunakan.
“GOR Panatayudha direncanakan akan kita launching pada akhir Desember 2025. Kondisinya harus benar-benar baik agar dapat dinikmati oleh masyarakat. Karena itu, hari ini kita mulai lakukan perbaikan dan perapihan,” jelasnya.
Selain fokus pada perbaikan fisik, Bupati Aep juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga aset milik pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa pembangunan GOR Panatayudha menggunakan anggaran yang cukup besar, sehingga pemeliharaan dan pengamanannya menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Ini adalah aset pemerintah daerah yang pembangunannya menggunakan anggaran cukup besar. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegas Bupati.
Sebagai tindak lanjut atas laporan kehilangan aset, Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini juga tengah mengkaji skema pengamanan kawasan GOR Panatayudha. Skema ini disiapkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari dan memastikan seluruh aset daerah dapat terjaga dengan baik.
“Kami sedang mengkaji skema pengamanan yang akan diterapkan di kawasan GOR Panatayudha agar aset daerah dapat terjaga dengan baik dan masyarakat merasa aman saat menggunakan fasilitas ini,” ungkapnya.
Usai meninjau GOR Panatayudha, Bupati Aep bersama rombongan Forkopimda melanjutkan agenda dengan meninjau Mal Pelayanan Publik Cikampek. Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat langsung kesiapan fasilitas, sarana pendukung, serta alur pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan MPP Cikampek dinyatakan telah siap digunakan untuk melayani masyarakat. Kehadiran MPP ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Karawang.
Bupati Aep berharap dengan beroperasinya MPP Cikampek, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang dapat terus meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang prima dan mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.
(Emed Tarmedi)

