Bupati Aep Gandeng Kodim 0604/Karawang Bangun Jalan Usaha Tani, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah  

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga posisi daerah sebagai salah satu lumbung padi nasional sekaligus penyangga ketahanan pangan Jawa Barat dan Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian, mulai dari peningkatan kualitas jaringan irigasi hingga pembangunan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan para petani.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Plaza Pemda Karawang, Senin (1/6/2026).

Menurut Bupati Aep, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. Sebagai daerah yang dikenal luas sebagai lumbung padi nasional, Karawang harus mampu mempertahankan produktivitas pertanian melalui dukungan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan.

“Karawang dikenal sebagai daerah lumbung padi. Karena itu kami terus fokus memenuhi kebutuhan petani, terutama terkait ketersediaan air melalui jaringan irigasi dan akses jalan menuju lahan pertanian,” ujar Bupati Aep.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama yang masih dihadapi sektor pertanian adalah persoalan irigasi. Ketersediaan air menjadi faktor vital dalam menunjang keberhasilan musim tanam serta menjaga stabilitas hasil panen para petani.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang terus melakukan koordinasi intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan sejumlah jaringan irigasi utama. Sinergi tersebut dilakukan guna memastikan distribusi air ke areal persawahan dapat berjalan optimal dan tidak menghambat aktivitas pertanian masyarakat.

Meski sebagian kewenangan berada di tingkat pusat, Pemkab Karawang tetap mengambil langkah konkret di lapangan melalui program normalisasi saluran, pembersihan sedimentasi, serta perbaikan saluran-saluran pendukung yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kami terus berkoordinasi dengan BBWS agar kebutuhan air petani tetap terjaga. Di sisi lain, pemerintah daerah juga bergerak melakukan berbagai perbaikan dan normalisasi saluran untuk memastikan air dapat mengalir dengan baik ke lahan pertanian,” katanya.

Selain irigasi, perhatian pemerintah juga tertuju pada aksesibilitas kawasan pertanian. Bupati Aep menilai keberadaan Jalan Usaha Tani (JUT) yang memadai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian, mulai dari distribusi sarana produksi, mobilisasi alat dan mesin pertanian, hingga pengangkutan hasil panen menuju pusat distribusi.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menggandeng Kodim 0604/Karawang melalui program Karya Bakti TNI yang selama ini terbukti mampu membantu percepatan pembangunan di berbagai wilayah.

Melalui kolaborasi tersebut, pembangunan dan perbaikan jalan menuju sentra-sentra pertanian akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan skala prioritas yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah kami mendapat dukungan penuh dari Kodim 0604/Karawang. Melalui program Karya Bakti TNI, pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani akan dilakukan secara bertahap sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para petani,” ungkapnya.

Menurut Bupati Aep, sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Selain mempercepat pekerjaan di lapangan, kerja sama tersebut juga mampu meningkatkan efektivitas pemanfaatan anggaran pembangunan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan akses jalan yang baik, biaya transportasi hasil panen dapat ditekan, distribusi menjadi lebih cepat, serta risiko kerusakan hasil pertanian akibat sulitnya akses menuju lahan dapat diminimalisir.

“Kami berharap mulai tahun depan pembangunan jalan usaha tani dapat dilakukan lebih masif di berbagai wilayah. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Aep menegaskan bahwa sektor pertanian akan tetap menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Karawang di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri dan urbanisasi.

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian produktif harus terus dijaga agar Karawang tetap mampu menjalankan perannya sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program pendukung bagi petani, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana produksi pertanian, penguatan kelembagaan petani, hingga berbagai program pemberdayaan yang dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menjaga sektor pertanian sebagai kekuatan utama daerah. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, kami optimistis produktivitas pertanian akan terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik dari tahun ke tahun,” tegasnya.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer