PMO Kemenkop Tegaskan Peran Strategis BA dalam KDKMP pada Momentum Halal Bihalal  

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Tim Project Management Officer (PMO) Kementerian Koperasi bersama jajaran Business Assistant (BA) menggelar kegiatan halal bihalal dalam rangka perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi program, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program prioritas, khususnya KDKMP, Kamis (26/3/2026).

Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, kegiatan halal bihalal ini dihadiri oleh seluruh tim PMO dan Business Assistant yang selama ini berperan aktif dalam mendukung implementasi program di lapangan. Momentum ini dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman, mengevaluasi capaian kinerja, serta menyusun langkah-langkah strategis ke depan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pengumpulan berkas laporan bulanan dari para Business Assistant. Laporan tersebut menjadi instrumen penting dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan program KDKMP di berbagai wilayah. Melalui laporan ini, PMO dapat mengidentifikasi capaian, kendala, serta peluang perbaikan yang perlu segera ditindaklanjuti secara sistematis dan terukur.

Selain itu, forum halal bihalal juga menjadi ruang diskusi terbuka untuk memperkuat kolaborasi antara PMO dan Business Assistant. Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai rencana kerja ke depan, termasuk strategi peningkatan kualitas pendampingan koperasi, optimalisasi pengelolaan data, serta penguatan peran kelembagaan koperasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu program strategis yang menempatkan koperasi sebagai pilar utama dalam penguatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, peran Business Assistant menjadi sangat vital sebagai ujung tombak di lapangan, baik dalam hal pendampingan teknis, fasilitasi pengembangan usaha koperasi, maupun dalam pengumpulan dan validasi data yang akurat dan terkini.

Dalam penyampaiannya, PMO menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 yang mengatur tentang dukungan pelaksanaan pemutakhiran data koperasi existing. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan tersedianya basis data koperasi yang valid, akurat, dan terintegrasi sebagai dasar dalam perumusan kebijakan nasional.

“Pemutakhiran data koperasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan fondasi utama dalam membangun kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, peran Business Assistant sangat krusial dalam memastikan setiap data yang dikumpulkan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara PMO dan Business Assistant harus terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek pelaporan, tetapi juga dalam perencanaan dan implementasi program. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh program, termasuk KDKMP, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota koperasi.

Kegiatan halal bihalal ini juga menjadi momentum untuk membangun semangat baru pasca libur Idulfitri, dengan menanamkan nilai keikhlasan, tanggung jawab, serta komitmen bersama dalam menjalankan tugas. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dapat menjadi energi positif dalam mendorong kinerja yang lebih optimal ke depan.

Melalui kegiatan ini, PMO Kementerian Koperasi bersama Business Assistant menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan koperasi melalui program KDKMP, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berbasis pada data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan di Indonesia.

(Redaksi)

 

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer