Hangatnya Kebersamaan Tarling ke-6, Pemerintah dan Warga Bersatu di Lemahabang

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kegiatan ke-6 di Masjid Al Hamidiah, Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Senin (02/03/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri ratusan jamaah dari berbagai unsur masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lemahabang, unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda setempat. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menjadi bukti komitmen untuk terus membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E menegaskan bahwa Tarawih Keliling bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga.

 “Kita harus bersyukur karena hari ini masih diberikan kenikmatan dan keberkahan untuk kembali bertemu Ramadan. Momentum ini adalah waktu terbaik untuk memperkuat ibadah, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat kebersamaan,” ungkap Bupati di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan spiritual dan kebersamaan masyarakatnya.

Suasana semakin hangat ketika Bupati secara spontan memborong dagangan maranggi khas Lemahabang yang dijajakan warga di sekitar lokasi kegiatan. Maranggi tersebut kemudian dinikmati bersama jajaran pemerintah dan masyarakat. Aksi tersebut menjadi simbol nyata dukungan terhadap pelaku UMKM lokal sekaligus wujud kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah agar semakin berkembang dan memiliki daya saing, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam sesi tausiah atau kuliah tujuh menit (kultum), disampaikan bahwa puasa tidak hanya bermakna menahan lapar dan dahaga, melainkan juga proses pendidikan spiritual yang membentuk pribadi yang sabar, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Ramadan menjadi momentum membangun kepekaan sosial, memperkuat budaya gotong royong, serta menumbuhkan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Tarawih Keliling ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan warga. Sejumlah aspirasi dan masukan disampaikan langsung oleh masyarakat terkait pembangunan wilayah, pelayanan publik, serta kebutuhan sosial kemasyarakatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai masukan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui rangkaian Tarawih Keliling Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan Karawang yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer