TNI dan BPBD Evakuasi Warga Karangligar, Banjir Rendam Permukiman Telukjambe Barat

KARAWANG, TANIFAKTUAL.COM – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang kembali menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, pada Minggu (18/01). Ketinggian air yang terus meningkat membuat sejumlah akses jalan terputus dan beberapa wilayah permukiman terisolasi.

Merespons kondisi darurat tersebut, tim gabungan dari TNI Koramil 0411/Telukjambe dan Satgas BPBD Kabupaten Karawang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak. Petugas menyisir rumah-rumah warga menggunakan perahu karet guna mengevakuasi warga baik secara mandiri maupun terpusat ke lokasi yang lebih aman.

Langkah cepat ini dilakukan mengingat debit air yang terus merangkak naik hingga mencapai ketinggian pinggang orang dewasa, serta mulai menghambat mobilitas warga dan kendaraan darurat. Fokus utama evakuasi diprioritaskan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, ibu hamil, serta warga yang sedang sakit.

Para warga yang dievakuasi selanjutnya diarahkan menuju titik kumpul dan posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah desa bersama BPBD dan unsur terkait lainnya. Selain menyelamatkan jiwa, petugas juga membantu warga mengamankan barang-barang penting dan dokumen berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Danramil 0411/Telukjambe, Kapten Inf Joko Siswoyo, turun langsung ke lapangan untuk memimpin dan memantau proses evakuasi. Ia menegaskan bahwa kecepatan dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor utama dalam penanganan bencana.

“Kami dari jajaran Koramil 0411/Telukjambe bersama Satgas BPBD berkomitmen penuh untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Saat ini fokus utama kami adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak di titik-titik terdalam agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ujar Kapten Inf Joko Siswoyo di lokasi kejadian.»

Ia juga mengimbau warga yang masih memilih bertahan di rumah untuk segera bersedia dievakuasi, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil dan potensi debit air yang masih bisa meningkat.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan. Jangan menunggu sampai kondisi semakin sulit dijangkau. Keselamatan jiwa adalah yang paling utama,” tambahnya.»

Petugas gabungan hingga kini masih disiagakan di sejumlah titik rawan banjir untuk memantau perkembangan situasi, sekaligus bersiap melakukan evakuasi lanjutan apabila dibutuhkan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pemerintah desa dan kecamatan guna memastikan distribusi bantuan logistik serta kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Sinergi yang solid antara TNI, BPBD, aparat desa, dan relawan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran aparat di tengah kondisi darurat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan warga bahwa pemerintah hadir secara nyata saat masyarakat menghadapi bencana.

Penanganan cepat ini diharapkan mampu meminimalkan risiko korban jiwa serta dampak sosial yang lebih luas, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan banjir Kabupaten Karawang.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

NASIONAL

Berita Pilihan

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

Berita Populer